Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Rabu, 03 Desember 2014
Isis di Mesir
|
Isis atau Aset (bahasa Yunani Kuno: Ἶσις)
adalah dewi dalam kepercayaan Mesir Kuno. Ia dipuja sebagai ibu dan istri
yang ideal, dan juga sebagai ibu alam dan sihir. Isis merupakan sahabat bagi
para budak, pendosa, tukang, dan orang yang tertekan. Ia juga mendengarkan
doa-doa orang kaya, aristokrat, dan penguasa. Isis umumnya digambarkan
sebagai ibu kandung Horus, dewa perang berkepala burung (walaupun menurut
beberapa tradisi ibu kandung Horus adalah Hathor). Isis juga dikenal sebagai
pelindung orang mati dan dewi anak-anak. Di atas kepala Isis, terdapat sebuah mahkota berbentuk tahta. Maka ia merupakan representasi tahta firaun. Firaun digambarkan sebagai putranya, yang duduk di tahta yang diberikan Isis. Kultus Isis sendiri populer di Mesir Kuno. Kuil Isis yang paling penting terletak di Behbeit El-Hagar, delta sungai Nil, serta di pulau Philae, Mesir Hulu, semenjak masa kekuasaan Nectanebo I (380–362 SM). Isis merupakan putri pertama Geb, dewa Bumi, dan Nut, dewi langit. Isis dilahirkan pada hari kabisat keempat. Ia menikahi saudara laki-lakinya, Osiris, dan mengandung Horus darinya. Isis berperan penting dalam kebangkitkan kembali Osiris setelah Osiris dibunuh oleh Set. Dengan menggunakan kemampuan sihirnya, ia berhasil mengembalikan anggota-anggota tubuh Osiris yang sebelumnya terpencar-pencar. Mitos ini menjadi sangat penting pada periode Yunani-Romawi. Misalnya, Sungai Nil diyakini banjir setiap tahun karena Isis menangisi kematian Osiris. Kematian dan kelahiran kembali Osiris dihidupkan kembali melalui ritual. |
BELA DIRI HYBRID PONDOK GEDE BEKASI
|
Kamis, 27 November 2014
Utopia (sejarah awal kemunculannya)
|
Kata Utopia pertama kali diperkenalkan di Yunani lampau dalam bukunya
Thomas Moore yang diterbitkan pada tahun 1516. Mengisahkan sebuah fantasi
mengenai negeri fiksi di lautan Atlantic. Dalam Bahasa Yunani Utopia memiliki arti “tiada tempat” sementara dalam Bahasa Inggris kata yang berhomofon/ memiliki kesamaan (eutopia) memiliki arti “tempat yang bagus”, sehingga memberikan arti makna ganda pada istilah Utopia. |
BELA DIRI HYBRID PONDOK GEDE BEKASI
|
Langganan:
Postingan (Atom)


